Makanan yang mengandung lemak tidak jenuh adalah: 1) Lemak tidak jenuh tunggal. Contohnya: minyak zaitun, minyak canola, minyak kacang. Golongan ini menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan HDL. 2) Lemak tidak jenuh ganda. Contohnya: minyak kacang kedelai, minyak jagung, biji bunga matahari dan lain-lain. Golongan ini dapat dipakai untuk menumis.

Jumlah kalori disesuaikan dengan kebutuhan.

 

  • Gunakan lebih sering ikan/ayam daripada daging.
  • Ayam dikonsumsi tanpa kulit.
  • Konsumsi kuning telor hanya 3 (tiga) kali seminggu.
  • Gunakan lebih sering protein nabati (tempe/tahu).
  • Batasi penggunaan gula murni seperti gula pasir, permen, sirup, soft drink dan lain-lain.
  • Pilihlah karbohidrat kompleks (tinggi serat) seperti roti gandum, havermout dan lain-lain.
  • Dari hasil diskusi dengan konsultan gizi, saya mendapat diet rendah kolesterol dan lemak terbatas, untuk kandungan energi 1500 kalori dan protein 65 gram. Pembagian makanan sehari, sebagai berikut:Pukul 10 pagi: apel satu buah.Pukul 16.00: crackers 2 (dua) buah.

    Pukul 21.00: Susu non fat 1 (satu) gelas.

    Sarapan: Nasi putih, semur ayam, Cah tahu, Oseng kangkung. Pukul 10 pagi: apel.

    Makan malam: Nasi putih, ayam panggang kecap, perkedel kentang kukus, sayur tumis, melon. Pukul 21.00 : Pepaya.

    Dari golongan protein hewani, yang tidak diperkenankan adalah babat, kepiting, kerang dan cumi. Juga hindari ayam kulit, bebek, corned beef, sosis, ham dan sardencis. Sedangkan untuk buah-buahan, hindari durian dan nangka masak.  Dari bahasan di atas, sebetulnya saya masih bisa menikmati kehidupan secara sehat, namun tetap perlu diingat hal-hal yang bisa meningkatkan kolesterol jahat (LDL).