Menjadi harapan setiap manusia adalah hidup sehat dan bahagia serta semua dapat berfungsi dengan baik tidak terkecuali panca indera. Mata sebagai indera penglihatan menjadi salah satu indera yang rentan terhadap gangguan baik karena trauma, penurunan fungsi ataupun terkena penyakit.

 

Katarak adalah salah satu kondisi yang akan mengakibatkan gangguan penglihatan karena terjadi kekeruhan pada lensa mata. Katarak bisa terjadi pada siapapun tanpa terkecuali. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya katarak, yaitu faktor yang dapat di cegah dan tidak dapat di cegah.

 

Faktor yang tidak dapat di cegah adalah faktor penuaan, karena setiap individu akan mengalami proses penuaan / degenerative. Proses ini tidak sama antara individu satu dengan individu yang lain. Faktor degenerative ini tidak bisa di hindari karena ini adalah proses alamiah di mana semua fungsi tubuh akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya usia.

 

Sedangkan katarak yang bisa di cegah adalah katarak yang disebabkan oleh faktor lain seperti penyakit diabetes mellitus, pola hidup (merokok dan alcohol) serta trauma. Kebiasaan atau pola hidup yang sehat dapat mencegah kita menderita penyakit tertentu seperti diabetes mellitus dan penyakit lainnya. Jika penerapan pola hidup sehat di lakukan sedini mungkin maka resiko terkena penyakitpun akan berkurang. Pola hidup sehat bisa dilakukan dengan membiasakan diri mengkonsumsi sumber makanan yang sehat, tidak merokok atau minum beralkohol serta mengatur pola istirahat.

Tindakan terapi untuk katarak hanya di lakukan dengan tindakan operatif. Penentuan tindakan operatif di lakukan oleh dokter spesialis mata dengan berbagai pertimbangan sesuai dengan indikasi.

 

#KLINIK MATA RUMAH SAKIT JOGJA#

Klinik mata Rumah Sakit Jogja di layani oleh 3 dokter spesialis mata yang dilengkapi dengan berbagai layanan diagnostic dan operatif.

Beberapa layanan diagnostic diantaranya pemeriksaan standar ketajaman penglihatan, test buta warna, pemeriksaan foto fundus, tonometri dan pemeriksaan diagnostic lainnya.

Selain itu layanan klinik mata juga melayani berbagai tindakan operatif baik yang di lakukan langsung di klinik mata ataupun di ruang operasi. Beberapa tindakan operasi kecil yang sering dilakukan di klinik mata diantaranya adalah tindakan pengambilan benda asing pada mata, pembedahan pada kasus timbilan (hordeolum), dan kasus selaput mata (pterigium derajt I-II). Selain itu,  tindakan pembedahan juga di lakukan di ruang operasi dengan persiapan khusus seperti trabecullectomy ( kasus glaucoma), eksisi pterigium dan graf konjungtiva ( kasus pterigium derajat  III – IV) dan kasus katarak.

 

Untuk kasus katarak, di Rumah Sakit Jogja melayani tindakan operasi katarak sehari (One Day Surgery / ODS) dimana penderita katarak yang sudah terdiagnosis dan terindikasi di lakukan tindakan operatif bisa mendapatkan layanan operatif sehari tanpa harus rawat inap. Jadi pasien datang sesuai prosedur dan menjalani tindakan operatif yang selanjutnya bisa langsung pulang tanpa harusmenjalani rawat inap pasca operatif.

Tindakan operasi dijalankan dengan metode Phaco Emulsifikasi (pembedahan mata denagn minim sayatan) atau dengan metode Manual Small Incision Cataract Surgery (MSICS) oleh dokter spesialis mata.