Memiliki anak yang sehat menjadi dambaan setiap orang tua. Tetapi apa jadinya jika anak yang
sangat di dambakan lahir dengan kondisi kurang sempurna atau cacat? Hal ini akan menjadi
masalah serius tidak hanya bagi orang tua tetapi juga masalah dalam keluarga.
Adi Subekti Putra (dokter spesialis bedah mulut, maksilofacial) menyampaikan jika cacat
bawaan atau cacat lahir beragam bentuk dan kondisinya, salah satunya adalah celah bibir (bibir
sumbing) dan celah langit – langit yaitu suatu kelainan bawaan yang terjadi pada bibir bagian
atas serta langit – langit lunak dan langit – langit keras mulut. Celah bibir (bibir sumbing) adalah
suatu ketidaksempurnaan pada penyambungan bibir bagian atas yang biasanya berlokasi tepat di
bawah hidung. Sedangkan celah langit – langit adalah suatu saluran abnormal yang melewati
langit – langit mulut dan menuju ke saluran udara di hidung.

Lebih lanjut Adi menjelaskan bahwa kelainan bawaan ini bisa terjadi bersamaan maupun sendiri
– sendiri. Kelainan ini juga bisa terjadi bersamaan dengan kelainan bawaan lainnya. Kondisi ini
disebabkan oleh kombinasi dari berbagai faktor genetic dan lingkungan. Selain itu beberapa
faktor resiko juga berperan untuk terjadi cacat bawaan ini seperti riwayat keluarga bibir sumbing
dan celah langit, ras, jenis kelamin, tembakau dan alkohol, diabetes selama kehamilan atau
obesitas selama kehamilan.
Dalam rangka mempersiapkan penderita bibir sumbing dan celah langit – langit, pada hari rabu,
18 April 2018 dilakukan screening untuk menentukan kelayakan penderita menjalani operasi.
Screening di lakukan tidak hanya oleh dokter spesialis bedah mulut saja tetapi melibatkan dokter
anak, dokter bedah umum serta di lakukan pemeriksaan laboratorium dan foto rongent. Hal ini
dilakukan untuk menjamin keamanan penderita selama pre operatif, intra operatif dan pasca
operatif.